Selasa, 19 November 2013

See you Again

Pagi ini Kimi sudah bisa kembali ke rumahnya. Maria dan Kevin tidak pergi bekerja. Caca juga datang mengunjungi Kimi. Caca menemani Kimi bermain PS. Kimi suka bermain Tekken bersama Caca. Kimi merasakan kebahagian hari ini dengan adanya orangtuanya dan juga Caca yang menemaninya seharian. Kimi dan Caca bersama orangtua Kimi pergi ke mall. Kimi sudah menggunakan kursi roda dan Caca mendorong Kimi sambil berjalan-jalan di Mall.

“Caca … Kamu temenin Kimi ya. Om sama tante mau pergi dulu sebentar nanti kita ketemuan aja. Okay”, ucap Maria pada Caca 

“Sip tante. Ayo Kim kita jalan”, ucap Caca pada Kimi. Maria dan Kevin pun mengunjungi EO untuk pesta ulang tahun Kimi. Caca dan Kimi mampir di tempat makan mereka memesan donuts dan minuman dingin. Mereka memilih tempat dekat taman.

 “Gimana kuliah lu?”, ucap Kimi pada Caca

“Yah, gitu-gitu aja. Tapi gw udah selesai skripsi dan tinggal siding”, ucap Caca

“Wah .. gokil. Asik dong. Ye … makan-makan nih”, ucap Kimi 

“haahha … iya deh. Gw traktir lu sepuasnya”, ucap Caca. 

“Ca …”, ucap Kimi terputus karena tiba-tiba mulutnya sulit digerakan. 

“Kim? Lu kenapa?”, Tanya Caca pada Kimi yang melihat Kimi aneh. Kimi mengambil hpnya dan mengetikkan sesuatu lalu di berikan pada Caca.

“Mulut lu gk bisa gerak? Hmm … ya udah gk usah ngomong ya hehhe. Tapi bisa makan gk?”, ucap Caca. Kimi menggeleng.

“Kalau gitu gk jadi traktir dong. Hahaha …”, ucap Caca dan membuat raut wajah Kimi menjadi marah. 

“Gk becanda. Ya, udah jangan di paksain. Mendingan Kita jalan lagi ya”, ucap Caca dan Kimi menggangguk. Tiba-tiba saat Kimi dan Caca beranjak pergi Kimi melihat Rey dan ia sedang latihan dance bersama teman-temannya. Kim memegang tangan Caca. 

“Kenapa?”, Tanya Caca. Kimi menunjuk pada gerombolan anak yang sedang dance. Caca mengerti dan Caca mengantar Kimi mendekat untuk melihat mereka latihan dance. Rey melihat Kimi datang bersama temannya dan langsung menghampiri Kimi.

“Hei … Kimi … Apa kabar?”, ucap Rey. Kimi hanya tersenyum.

“Udah kenal?”,Tanya Caca. 

“Udah. Lu temannya Kimi?”, ucap Rey 

“Iya. Gw Caca”, ucap Caca memperkenalkan dirinya. 

“Rey”, balas Rey. Kimi mengeluarkan kain dan memberikannya pada Rey. 

“Ma…ka.sih”, ucap Kimi terbatah-batah berusaha untuk bisa berbicara pada Rey. 

“Lu tuh kan gw bilang jangan di paksa ngomong dulu Kim”, ucap Caca kesal pada Kimi. 

“hmm … Dia kenapa?”, Tanya Rey 

“Katanya susah ngomong”, ucap Caca. 

“Auu”, teriak Caca yang sakit di cubit Kimi. 

“Gk ko”, ucap Kimi

“Lu tuh. Udah sakit tetep aja tangannya sadis”, ucap Caca yang masih merasakan sakit di tangannya. 

“CA “, ucap Kimi dan membuat Caca terdiam.

“hahha … kalian mau kemana?”, Tanya Rey

“gk tau. Mau jalan-jalan aja si”, ucap Caca 

“Iya. Caca bilang lagi ada sale”, ucap Kimi langsung

“He? Kapan gw bilang”, ucap Caca tidak percaya dengan yang ia dengar.

“hahah … ada ko. Di lantai 3 itu lagi ada sale pakaian. Mau kesana?”, ucap Rey. 

“Serius?”, ucap Caca langsung yang mendengar kata “sale”. Rey pun langsung mengangguk. 

“Ya, udah ayo ke sana”, ucap Kimi. Caca pun juga setuju untuk ke sana. 

“Biar gw yang dorong”, ucap Rey pada Caca. Caca memberikan kursi roda Kimi pada Rey dan Kimi langsung tersenyum dengan sikap Rey.Sesampainya di toko yang menyediakan “sale” Caca langsung menyerbu barang-barang meninggalkan Kimi bersama Rey.

“Kayanya itu bagus deh”, ucap Kimi sambil menunjuk sebuah dress pesta. Rey langsung mendorong kursi roda Kimi menuju baju yang di tunjuknya. Kimi berusaha bangun dan memperlihatkan pada Rey kalau ia memakai baju tersebut.

“Bagus”, ucap Rey.

“tapi gk bisa di pake”, ucap Kimi langsung. Rey hanya diam. Caca, Kimi dan Reypun selesai melihat sale Rey pamit karena Caca dan Kimi akan bertemu dengan orangtua Kimi. Setelah Kimi dan Caca bertemu orangtua Kimi mereka langsung pulang. Caca pun juga berpamitan dengan orangtua Kimi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar