Selasa, 19 November 2013

Friends is Friends

Hari ini Rummy akan kembali ke sekolah. Karena Rummy tidak mengabari teman-temannya di sekolah ia akan membuat kejutan. Rummy sudah berhasil kurus dan ia sudah sukses dengan terapinya. Rummy pun langsung menuju kamarnya di asramah. Karena suasanan masih belajar mengajar ia pun tidak mau menggangu teman-teman di kelasnya. Ia langsung merapihkan tempat tidurnya. Setelah ia berberes-beres ia pun pergi mandi untuk menyegarkan dirinya. Setelah itu ia membuat masakan untuk Moon. Setelah selesai ia menyiapkan makanan tersebut dengan baik di meja belajar Moon. Segera ia pun pergi ke perpustakaan untuk membaca beberapa buku yang sudah lama ia tingalkan. 

Bell selesai pelajaran pun berdering. Moon yang telah selesai belajar langsung pergi ke kamarnya. Semenjak Rummy pergi ia menjadi bosan di kelas. Setibanya di kamar ia pun terheran dengan aroma makanan yang menggugah dirinya. Ia pun menyantap makanan tersebut dan menghabiskannya. Tak lama ia selesai makan tiba-tiba seseorang pun masuk ke dalam kamarnya. Moon sedikit kaget karena tidak mengenal seseorang tersebut. Ternyata itu adalah Rummy. Moon yang tidak terpikir itu adalah Rummy masih terdiam dan melihat kearah Rummy. 

"Hai, Moon.", ucap Rummy sambil memberikan senyuman kearah Moon. 

"It`s that you Rummy?", tanya Moon. Rummy hanya tersenyum dan menggangukan kepalanya. 

"Oh, GOD ... you look amazing.", ucap Moon lagi tidak percaya dengan apa yang ia lihat. 

"Thx allot. How are you?" tanya Rummy dengan senyuman. 

"Boring. hmm ... our friends class already see you?", tanya Moon. 

"Nope. You the frist.", ucap Rummy membuat Moon merasa teristimewa. 

Rummy dan Moon pun menghabiskan waktu dengan bercerita tentang Rummy dan Moon selama 1 bulan tersebut. Mereka pun mulai dekat kembali dan seperti melupakan kenangan masa lalu saat mereka berdiam-diaman tidak jelas. Mereka pun tertidur karena terlalu lelah bercerita. 

Hari ini hari baru bagi Rummy dan Moon. Baik Rummy dan Moon mereka berdiam untuk menunjukan kejutan kepada teman-temannya. Sesampainya di kelas seluruh mata teman-temannya tertuju pada mereka. Rummy dan Moon hanya tersenyum lucu melihat teman-temannya yang terheran-heran. Akhirnya Rummy pun menyapa teman-temannya. Mereka pun kembali akrab seperti dulu. Rasa tidak percaya melihat Rummy sangat cantik membuat beberapa orang sinis melihat Rummy. Istirahat pun berbunyi Moon yang tersadar mendengar alaram di hp nya pun segera memberitahukan teman-temannya. Tidak di sangka hari ini adalah ulang tahun Rummy. Rummy yang lupa dengan hari istimewahnya itu hanya berdiam dan seperti biasa saja. Rummy masih asik dengan teman-temannya yang terkagum. Moon sudah menyiapkan kejutan kecil untuk Rummy. Moon sangat bersemangat membuat kejutan tersebut. Moon dan teman-temannya Rummy sudah menyiapkan kue tart istimewa untuk Rummy. Mereka membawa Rummy ke taman belakang asramah. Suasana di taman tersebut sangatlah nyaman bagi orang yang suka pacaran. Saat Rummy datang Moon sudah menyiapkan dirinya sambil membawa kue tart yang istimewa tersebut untuk Rummy. Merekapun mulai menyanyikan lagu happy bday untuk Rummy. Rummy terharu hingga ingin meneteskan air mata. Rummy pun meniup lilin ulang tahunnya dan memotong kuenya. 

"Hm, first cake. Buat siapa nih??", ucap Ryn. Tiba-tiba Rummy tersenyum dan menyodorkan kue tersebut ke arah Moon. Moonpun terkaget dan langsung membuka mulutnya dan memakan kue tersebut. 

"Yah, Moon yang dapet. Dia yang niat bgt sih. Kalo gitu gw second cake juga gpp deh.", ucap Ryn. 

"Mau banget yah dapet kuenya.", ucap Stevani yang membuat Ryn menjadi bahan tertawaan. 

"Okay. Ryn this for you and this for you Stev.", ucap Rummy sambil memberikan kuenya pada kedua temannya tersebut.

"Masa yang ulang tahun gk makan kuenya.", ucap Ryn sambil menyuapi Rummy dengan kue. Karena di kue tersebut ada sebuah ceri itu menjadi incaran Rummy tetapi Moon juga mengincar ceri tersebut. saat mereka berdua ingin mengambilnya membuat Ryn dan Stevani melihat dan tertawa kepada mereka berdua. Tetapi Rummy yang berhasil mendapatkannya. Rummy mengejek Moon dengan cara memberikan ceri tersebut tetapi saat ingin di ambil oleh Moon. Rummy memasukannya kedalam mulutnya. Rummy mengejek Moon, ternyata Moon malah tertarik dengan ejekan Rummy ia pun mengambil ceri tersebut dengan mulutnya. Ryn dan Stevani terdiam begitu juga dengan Rummy. Mereka sama-sama shock, untuk mencairkan suasana Moon pun mengeluarkan lidahnya untuk mengejek Rummy. Ryn dan Stevani langsung tertawa. 

"Rummy kalah. hahahha", ucap Stevani. Mereka pun melupakan kejadian yang baru saja terjadi. Karena hari sudah menjelang sore dan nyaris gelap mereka pun kembali ke kamar masing-masing. Rummy dan Moon hanya berdiam diri sepanjang perjalanan ke kamar mereka. Sesampainya di kamar Moon pun memulai percakapan. Ia memberanikan dirinya untuk memulai. 

"Sorry, soal yang tadi.", ucap Moon. 

"Ha? forgeted. cuma ceri ko.", ucap Rummy. 

"Hmmm, yah. Oh, iya this`s for you.", ucap Moon sambil memberikan sebuah kado untuk Rummy. Rummy menerimanya dan ia pun penasaran dengan isi kado tersebut. 

"Gw buka yah.", ucap Rummy sambil membuka bungkusan kado tersebut. 

"Ini kan?", ucap Rummy yang kaget melihat isi kotak tersebut. Moon hanya tersenyum. 

"Ko bisa sih dapetin ini?", ucap Rummy yang tidak percaya Moon berhasil mendapatkan kotak music dengan lampu bermotif lumba-lumba, ubur-ubur dan kupu-kupu air. Dari dulu Rummy sangat ingin kotak musik tersebut. Tetapi sangat sulit mendapatkan kotak musik denga motif itu. 

"Suka?", ucap Moon.

"Banget ! haaa .... thx yah.", ucap Rummy yang tidak sadar memeluk Moon. Moon pun tidak bisa berkata apa-apa selain merasa bahagia. Rummy pun melepaskan pelukannya. Rummy langsung menyalakan kotak musik tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar