Keiko tersadar dan melihat sekelilingnya, dengan seksama ia memperhatikan sekelilingnya.
"ini kamar aku", ucap Keiko.
"Keiko .. kamu sudah sadar .. papa khawatir sama kamu", ucap Yuuji dengan memeluk anaknya.
"Apa yang terjadi?", Tanya Keiko.
"hmm .. kamu ditemukan Zero di taman dalam keadaan pingsan", ucap Yuuji menjelaskan. Ayaka masuk kedalam kamar.
"Bagaimana keadaanmu?", Tanya Ayaka.
"baik-baik saja", ucap Keiko sambil membuka selimutnya dan beranjak dari kasurnya tetapi tiba-tiba tubuhnya langsung lemas dan Keiko terjatuh. Ayaka berhasil menangkap tubuh Keiko yang terjatuh.
"Keiko !!", teriak Yuuji melihat anaknya terjatuh.
"ah, hehehe sudah tidak apa-apa .. hahhaha tenang saja ya", ucap Keiko dengan wajah palsunya untuk menutupi rasa khawatir ayahnya. Keiko selalu bersikap riang gembira didepan semua orang. Keiko melepaskan pegangan Ayaka.
"Lebih baik istirahat dulu", ucap Ayaka pada Keiko.
"sudah .. aku gpp ko", ucap Keiko pada Ayaka dengan wajahnya yang gembira.
"Baiklah ayah akan menyiapkan bubur special untuk Keiko. Tunggu disini ya", ucap Yuuji dan iapun langsung pergi ke dapur untuk memasak. Ayakapun melangkah pergi.
"Istirahat biar aku yang jaga hari ini", ucap Ayaka sebelum keluar dari pintu. Keikopun duduk kembali diranjangnya dan Keiko menatapi kakinya.
"Rasanya seperti ada yang menghalangi untuk berjalan", ucap Keiko dalam benaknya. Keiko melihat kearah jendela kamarnya. Iapun bangkit kembali dan bersiap untuk tugasnya.
Dilain sisi anak-anak NC sedang berkumpul diruang tamu asrama.
"Ada kabar bahwa ada seorang anak laki-laki yang bisa menghisap energi manusia sebagai sumber energinya", ucap Rosella.
"Bukankah itu yang membuat Keiko pingsan", saut Jinyu.
"iya, benar itu yang aku dengar", balas YuJin.
"Kalau begitu Yujin dan Jinyu mengawasi DC, Kazima dan Ichiru mengawasi saat NC berlangsung", ucap Zero pada anak-anak NC.
Keiko berjalan menuju gereja, ia sangat menyukai nuansa gothic yang berada di dalam gereja. Keiko melihat kearah bunga mawar yang hidup didalam gereja. Keiko ingin memetik 1 bunga mawar tersebut.
"kk tidak apa-apa", ucap seseorang yang membuat Keiko kaget dan jari terkena duri mawar tersebut.
"ah", gumam Keiko dan darah terlihat dijarinya.
"maaf mengagetkan kaka", ucap anak tersebut dan ia mendekati Keiko.
"biar aku lihat", ucap anak kecil tersebut.
"kamu sedang apa disini", ucap Keiko.
"hmm .. aku tinggal disini", ucap anak kecil tersebut.
"tinggal?", ucap Keiko dengan wajah binggung.
"iya. namaku Hatori Khuzuki, nama kk Keiko Nakashima benar?", ucap Hatori. Hatori memegang jari Keiko yang terluka. Ia memasukkan jari Keiko yang terluka kedalam mulutnya dan menghisap darah Keiko. Perbuatan membuat Keiko kaget. Hatori menghisap darah Keiko bukan hanya yang keluar dari jarinya. Perlahan-lahan Keiko terasa lemas. Keiko jatuh dan terduduk di hadapan Hatori dengan wajah serta tatapan kosong.
"kk maukan jadi teman aku", ucap Hatori dan Keiko hanya menggangguk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar